FILSAFAT WADAH DAN ISI

FILSAFAT WADAH DAN ISI

Syaiful Anwar, S.Pd 
17709251044
PPs Prodi Pendidikan Matematika B 2017

Ontologi
Ontologi nya metafisik adalah wadah dan isi,ontologinya epistemologi wadah isi, ontolgi dari semua hal yang ada itu adalah wadah dan isi. Ontologinya metafisik meliputi yang ada dan mungkin ada. Epistomologi metafisik ada, mengada, dan pengada.  Sebenar-benarnya Epistomologi adalah ada, mengada dan pengada. Hidupnya orang di Indonesia kebanyakan malas padahal kita hidupnya makmur,barokah, damai , itu dikarenakan pemikiran masyarakat indonesia yang termanjakan.  

Ada mengada pengada
Dalam kegiatan belajar, adalah kegiatan mengadakan yang belum ada di dalam benak siswa. Guru bertanya, kemudian siswa mwnjawab. Maka kegiatan tersebut adalah kegiatan mengadakan yang ada dan mungkin ada. Ontologi adalan merupakan sebuah prinsip. Sedangkan prinsip yang ada dan mungkin ada adalah wadah dan isi. Setiap material dapat kita pandang sebagai wadah dan isi. Ontologi adalah proses mengabstraksikan, dari setiap yang ada dan mungkin ada menjadi sebuah wadah dan isi. Dalam mengabstraksikan haruslah berhati-hati, karena bisa saja berbahaya jika abstraksi dilakukan dengan salah.

Memilih dan dipilih
Peristiwa memilih merupakan peristiwa mengorbankan apa yang tidak dipilih, karena kita tidak mungkin memilih tanpa adanya yang tidak dipilih. Dalam memilih kita harus sadar bahwa kita telah mengorbankan yang lain, maka dari itu kita harus fokus dengan apa yang kita pilih. Sadar ataupun tidak kita tetap harus fokus dengan yang kita pilih, karena itu merupakan sebuah keadilan bagi yang kita pilih. Dalam mengabstraksikan apa yang kita pilih aharuslah berhati-hati, karena  apabila keadilan itu tidak terjaga maka akan adanya proses eliminasi atau mengabaikan yang lainnya. Ketika terjadinya eliminasi, maka sebenarnya telah terjadi pembuuhan sikap. Pembunuhan sikap tersebut melalui kata-kata, maka berhati-hati dalam mengucap. Membunuh sikap artinya membunuh karakter, atau membunuh jati diri seseorang. Apabila terjadi hal tersebut maka terjadilah ikonik. Ikonik itu dapat memreduksi sifat-sifat baik lain yang ada pada seseorang. Dampaknya akan mengakibatkan masalah yang lain dalam kehidupan seseorang. Masalah timbul dikarenakan kurangnya kemampuan dalam melakukan reduksi yang baik. Kehidupan adalah kegiatan mereduksi yang ada dan mungkin ada. Sedangkan yang ada dan mungkin ada itu adalah wadah dan isi, maka sebenar-benarnya hidup adalah ontologi wadah dan isi itu sendiri. Wadah dan isi merupakan dasar dari semua yang ada dan mungkin ada.


Ilmu adalah membedakan
Membedakan adalah ilmu, kegunaan dari ilmu itu adalah membedakan. Ilmu itu ontologi, ontologi itu wadah dan isi. Wadah dan isi itu berstruktur. Ilmu dapat dikatakan ilmu apabila dapat membedakan.

Ilmu metafisik
Metafisik adalah yang sebaliknya. Maksudnya yang sebaliknya adalah sesuatu yang tidak terlihat, yaitu sebuah makna yang ada dibalik segala sesuatu. Seluruh kejadian yang ada dan mungkin ada memiliki arti, itulah metafisik. Metafisik adalah disebalik yang fisik, metafisik itu meliputi segala yang ada dan mungkin ada. Untuk mengetahui metafisik itu tidak lah mudah, makanya dibutuhkan ilmu untuk mengungkapnya.

Epistemologi
Epistemologi adalah ilmu yang mempelajari asal usul pengetahuan, macam-macam pengetahuan, cabang-cabang pengetahuan dan lainnya. Epistemologi adalah bagian dari pengalaman yang mampu direduksi, mampu menemukan apa itu metafisik. Jika membicarakan tentang asal-usul filsafat, maka ini adalah kajian atau sejarahnya para ahli filsuf. Maka sebenar-benarnya epistemologi adalah filsafat itu sendiri. Epistemologi adalah ada dan mengada.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

FILSAFAT REFLEKSI DIRI

REFLEKSI PEWAYANGAN “MATINYA RAHWANA SANG RAJA RAKSASA ANGKARA MURKA”

PONDAMEN ILMU DAN KEBIJAKSANAAN